Persebaya Juara Piala Presiden 2026 Lewat Adu Penalti, Arema Terbanyak
Bajul Ijo menang 6-5 atas Persib setelah 1-1 selama 120 menit; Sananta dan Matricardi mencetak gol, Giedson menutup drama tos-tosan.

Persebaya Surabaya menutup Piala Presiden 2026 sebagai juara baru. Mereka mengalahkan Persib Bandung lewat adu penalti 6-5 setelah bermain imbang 1-1 selama 120 menit pada final di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Kamis (6/8).
Pertandingan terbuka sejak awal. Persebaya memimpin lebih dulu melalui sontekan Ramadhan Sananta pada menit ke-20, namun Persib merespons cepat empat menit kemudian lewat gol Patricio Matricardi dari situasi bola mati.
Skor 1-1 bertahan hingga akhir waktu normal. Di babak tambahan, Persib harus bermain dengan 10 orang menyusul kartu merah Mariano Peralta pada menit ke-113, tetapi Persebaya tak bisa memanfaatkannya menjadi gol penentu sehingga laga berlanjut ke tos-tosan.
Di babak penalti, Persebaya lebih rapi dalam eksekusi. Enam penendangnya berhasil, dengan Yuran Fernandes menjadi satu-satunya yang gagal. Di kubu Persib, dua algojo tak berbuah gol: Uilliam Barros dan Al Hamra Hehanussa. Sepakan Giedson menjadi penentu yang memastikan trofi untuk Bajul Ijo.
Gelar ini melengkapi pencapaian Persebaya di turnamen pramusim dan diikuti hadiah juara sebesar Rp8 miliar, sementara Persib sebagai runner-up menerima Rp3,5 miliar.
Dalam konteks sejarah Piala Presiden yang mulai digelar pada 2015, Arema FC masih menjadi pengoleksi gelar terbanyak dengan empat trofi (2017, 2019, 2022, 2024). Gelar lainnya diraih Persib Bandung (2015), Persija Jakarta (2018), Port FC dari Thailand (2025), dan kini Persebaya Surabaya (2026).
Kemenangan ini menjadikan Persebaya nama terbaru pada daftar juara Piala Presiden, menutup edisi 2026 dengan catatan final yang padat tensi hingga adu penalti.
